Informasi Terbaru

Sudah Tahu, Istilah-istilah pada Produk Perlindungan Jiwa?

produk perlindungan jiwa

Lili Marsh – Ada banyak sekali istilah-istilah penting yang wajib diketahui oleh calon nasabah asuransi jika berencana membeli produk perlindungan jiwa atau yang biasa disebut dengan asuransi jiwa. Anda mungkin akan bingung jika dituntut harus memahami semua istilah yang digunakan oleh produk keuangan ini. Namun setidaknya, ada beberapa istilah penting yang harus Anda pahami. Dengan begitu, maka bisa mencegah Anda melakukan kesalahan saat membeli asuransi.

Apa sajakah istilah yang dimaksud? Yuk, langsung saja simak berikut ini:

produk perlindungan jiwa

1. Polis perlindungan jiwa

Polis merupakan kontrak kerjasama tertulis antara pihak asuransi dan penyedia asuransi dan berkekuatan hukum. Polis perlindungan jiwa biasanya mencakup beberapa detail kontrak perjanjian seperti hak dan kewajiban nasabah asuransi, hak dari penyedia asuransi, cakupan perlindungan yang diberikan, pengecualian perlindungan, syarat umum poli asuransi, ketentuan khusus, hal-hal yang membatalkan perlindungan asuransi, dan SPAJ (Surat Permohonan Asuransi Jiwa).

2. Premi perlindungan jiwa

Selain polis, di dalam perlindungan jiwa juga terdapat istilah premi asuransi. Premi perlindungan sendiri merupakan uang yang harus dibayarkan pihak nasabah pada penyedia asuransi. Biasanya, penentuan nominal premi tergantung pada usia nasabah, gaya hidup yang dijalani, jenis kelamin, hingga pemeriksaan kesehatan nasabah. Untuk pembayarannya bisa dilakukan bulanan, semester, hingga tahunan.

3. Uang pertanggungan

Sesuai dengan namanya, istilah ini merujuk pada sejumlah uang yang dibayarkan oleh pihak asuransi jika pemegang polis meninggal dunia. Sebagai contoh, nasabah A memilih nilai pertanggungan mencapai 5 miliar rupiah. Nah, ketika nasabah tersebut meninggal dunia maka pihak perusahaan pemberi perlindungan wajib mengeluarkan uang pertanggungan sebesar 5 miliar rupiah.

3. Cash Value

Di dalam perlindungan jiwa juga terdapat istilah cash value. Cash value atau nilai tunai sendiri merupakan nilai tebus polis asuransi pada periode waktu tertentu dan dijaminkan sebagai hak nasabah asuransi. Nilai tunai ini biasanya dimiliki oleh produk asuransi unit link dan terbentuk dari dana pemegang polis yang dialokasikan untuk investasi.

4. Pinjaman premi otomatis

Automatic Premium Loan atau pinjaman premi otomatis merujuk pada kebijakan otomatis yang diambil terhadap nilai tunai asuransi jiwa jika nasabah asuransi belum membayar premi sampai masa tenggang yang sudah ditentukan. Misalnya saja, jika nasabah menunda pembayaran premi karena menanggung banyak pengeluaran, maka agar perlindungan asuransi tetap berlaku dan polis tidak hangus maka secara otomatis premi diambil dari nilai tunai.

5. Lapse

Sudah menjadi kewajiban bagi nasabah asuransi untuk membayar premi perlindungan sesuai dengan perjanjian yang tertera pada polis. Jika tidak dibayar melampui batas waktu yang sudah ditentukan, maka akan terjadi lapse atau hangus. Apabila sudah terjadi lapse maka secara otomatis perlindungan tidak akan berlaku lagi dan premi yang sudah dibayarkan akan hangus.

Tidak hanya istilah-istilah di atas, masih ada istilah lainnya seperti rider atau manfaat tambahan yang bisa diambil saat membeli produk perlindungan jiwa, klaim yang merujuk pada permintaan resmi untuk meminta pembayaran berdasarkan ketentuan polis, biaya akuisisi yang harus dibayar untuk mendapatkan layanan sebagai nasabah asuransi, dan lain sebagainya.

Ada baiknya jika Anda meminta penjelasan sedetail mungkin pada agen asuransi sebelum memutuskan untuk membeli produk perlindungan. Dengan begitu Anda bisa mendapatkan produk asuransi yang sesuai dengan budget dan kebutuhan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *