Informasi Terbaru

Perhatikan! Ini Syarat untuk Sapi Qurban

sapi qurban

Lili Marsh – Hari Raya Idul Adha sudah semakin dekat, itu bisa dilihat dengan banyaknya para penjual sapi qurban yang mulai menawarkan hewan ternaknya kepada orang-orang yang memang sudah siap dan mampu membeli sapi-sapi tersebut. Namun, tentu saja sapi serta harga sapi qurban yang ditawarkan harus memenuhi syarat sesuai dengan syariat Islam agar nanti tidak sia-sia.

sapi qurban

Syarat untuk Sapi Qurban

Berikut adalah syarat utama untuk sapi yang siap atau boleh dijadikan qurban:

1. Umur

Sapi yang akan dijadikan sebagai hewan qurban haruslah Sudah cukup umur dan hal itu ditandai dengan telah tumbuhnya gigi tetap. Sapi juga harus setidaknya berusia 2 tahun, memasuki 3 tahun.

2. Kesehatan

Sapi yang akan dijadikan sebagai hewan qurban haruslah dalam keadaan sehat, terbebas dari virus antraks, PMK (penyakit mulut dan kuku) dan bebas dari cacing hati. Lalu sapi tidak boleh memiliki cacat fisik, misalnya seperti tidak buta atau tanduk tidak patah satu.

Ciri-ciri sapi yang sehat dan bisa diqurbankan:

Bulu mengkilap dan bersih

Sapi memang terlihat tidak memiliki bulu, tapi apabila didekati dan diusap sapi juga mempunyai bulu-bulu halus yang lembut. Hewan ternak yang sehat dapat dilihat dari warna bulunya yang mengkilap dan bersih dari parasit.

Memiliki nafsu makan yang baik

Sapi atau hewan apapun akan memiliki nafsu makan yang baik apabila mereka dalam keadaan yang sehat. Namun jika sapi atau hewan-hewan tersebut makan berlebihan atau malah tidak mau makan sama sekali, anda harus waspada.

Gemuk dan Lincah

Bentuk tubuh yang gemuk padat dan juga lincah, termasuk dalam kategori hewan sehat. Bila hewan tersebut terlihat lesu, kurus dan warna bulu terlihat kusam pertanda jika hewan tersebut membutuhkan penanganan dari dokter.

Lubang kumlah bersih dan juga normal

Pastikan hidung dan mulut sapi yang akan dikurbankan dalam keadaan normal dan tidak mengeluarkan lendir. Pastikan juga jika pada bagian anus tidak terlihat ada kotoran yang keluar, bila sapi memiliki masalah pada pencernaan maka pada bagian anus akan terlihat kotor.

3. Milik sendiri

Sapi yang akan dijadikan sebagai hewan qurban haruslah milik sendiri, bukan curian atau warisan. Jadi, apabila ingin berkurban sebaiknya membeli hewan qurban pada para peternak hewan. Jangan menggunakan milik orang lain.

4. Jenis kelamin

Sebenarnya tidak ketentuan pada syariat tentang jenis kelamin hewan qurban, namun lebih disarankan untuk membeli sapi atau hewan qurban dengan jenis kelamin jantan. Karena hewan dengan jenis kelamin jantan memiliki tubuh besar dan tentunya dagingnya akan lebih banyak.

Untuk hewan betina tidak disarankan dikarenakan hewan betina dianggap memiliki banyak manfaat, misalnya dapat melahirkan keturunan dan banyak orang yang membutuhkan air susu dari sapi-sapi betina.

Untuk harga sapi untuk qurban, juga tergantung dari jenis sapi itu sendiri. Belakangan ini banyak sekali jenis sapi yang menjadi pilihan selain jenis sapi Jawa, Bali, atau Madura yang rata-rata ada di kisaran harga Rp. 13.000.000,- sampai dengan Rp. 25.000.000,- masih ada jenis sapi limousin yang biasanya dibandrol dengan harga berkisar diangka Rp 30.000.000,- sampai Rp. 50.000.000,- dan masih banyak jenis sapi yang lain seperti sapi Simental, Brahma, dll.

Dalam pemilihan sapi qurban pastikan bahwa hewan tersebut benar-benar layak untuk dijadikan hewan qurban. Jangan sampai anda tertipu oleh peternak-peternak nakal yang menghalalkan segala cara agar hewan ternaknya terjual, padahal sebenarnya hewan tersebut belum atau bahkan tidak layak menjadi hewan qurban.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *