Informasi Terbaru

Gejala ADHD pada Balita yang Wajib Diperhatikan Orang Tua

ADHD pada balita

Lili Marsh – Memperhatikan gejala gangguan kesehatan pada balita adalah hal yang sangat penting untuk orang tua. Hal ini dikarenakan karena kerentanan kondisi tubuh, balita sering mengalami gangguan kesehatan. Nah, salah satu hal penting terkait kondisi balita, Anda sebagai orang tua harus mewaspadai gejala ADHD pada balita yang muncul.

Apakah Anda pernah mendengar tentang ADHD sebelumnya?

Secara singkat, ADHD merupakan gangguan saraf yang umum menimpa balita bahkan bisa berlanjut hingga dewasa. Disebabkan gangguan ini, nantinya anak akan cenderung kesulitan menjalin hubungan dengan orang lain.

Ada beberapa gejala ADHD yang harus diketahui sejak dini. Adapun beberapa gejala tersebut adalah sebagai berikut:

ADHD pada balita

1. Sulit untuk fokus

Salah satu gejala ADHD yang sangat mudah dikenali adalah kesulitan fokus. Balita yang terkena ADHD pada umumnya akan merasa kesulitan untuk memusatkan perhatian serta mempertahankan konsentrasi.

Juga, di samping susah untuk fokus, balita dengan ADHD akan lebih mudah melamun, pelupa serta sering kehilangan benda yang mereka miliki. Jika Anda menemukan beberapa gejala tersebut muncul, maka Anda harus segera melakukan tindakan.

2. Cenderung hyperactive

Gejala lain yang kerap muncul dan bisa dideteksi sebagai ADHD adalah hyperactive. Gejala ini muncul umumnya dibarengi dengan sifat anak yang cenderung sangat mudah gelisah dan juga mudah bosan pada sesuatu.

Balita dengan gangguan ini akan cenderung susah untuk duduk tenang. Juga, umumnya, mereka senantiasa tergesa-gesa saat melakukan beragam hal.

3. Impulsif

Impulsif adalah tanda lain dari ADHD yang kerap kali muncul. Tanda ini terlihat dari sifat penderita yang cenderung cepat bergerak dan tidak berpikir ulang. Umumnya, penderita ADHD tidak memikirkan apakah sesuatu yang dilakukan tersebut boleh atau tidak. Pada balita, tentu hal ini bisa dibaca setelah Anda mengajarkan beberapa hal kepadanya.

Jika tidak segera di atasi, gejala impulsif ini cukup berbahaya. Nantinya, anak akan cenderung sering menyela, tidak sabaran dan tidak bisa disuruh untuk menunggu.

Beberapa poin di atas adalah gejala umum dari ADHD pada balita yang perlu diwaspadai. Deteksi gejala ini sejak awal agar nantinya penanganan pada kasus akan cenderung lebih mudah untuk diatasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *